Coffee Theory

October 9, 2009

Semesta dan Aku

Filed under: Uncategorized — anti @ 11:43 am

Ini lucu banget, baru aja saya nulis postingan dibawah ini betapa kosongnya saya, tapi Tuhan memang maha pemberi segala petunjuk. Tapi ini kebetulan yang terlalu kebetulan untuk dibilang kebetulan.

Kalian pernah dengar ada kakek-kakek di Cina yang hidup sampe 256 tahun? Belum? Gak apa-apa, saya juga gak akan tau kalau saya gak pernah menulis sesuatu tentang kakek itu.

Saya lagi gak mau cerita tentang si kakek, tapi hanya ingin mengutip resep-resepnya, formula, rahasia umur panjangnya :

Keep a quiet heart

Sit like a turtoise

Walk sprightly like a pigeon

Sleep like a dog

No one knows about this. I repeat, saya nulis tentang kakek ini bertaun-taun yang lalu, euh, gak sih, mungkin tahun lalu. Kemarin sore baru saya baca ulang, sejenak saya renungi kata-kata si kakek. Kemungkinan orang lain akan membicarakan si kakek ini sangatlah kecil kecuali dia pernah gak sengaja baca tentang ini atau dia orang yang super iseng seperti saya, atau, memang kami hanya sedang dalam satu frekwensi.

Dan terperanjatlah saya ketika dia, Si Mas yang saya sebut di beberapa postingan belakangan menyebutkan dengan lengkap, fasih, tanpa cela, resep rahasia umur panjang dalam bahasa Indonesia. Serta merta saya yang lagi minum air putih hampir keselek. Setelah saya berondong pertanyaan gimana dia bisa tau kata-kata itu, dia bilang, “Gak tau, aku lagi iseng-iseng, tiba-tiba stumble ke sini, wiki,”. Begitu katanya. Entahlah, buat saya, ini kebetulan yang sangat aneh. Maksudnya, ini bukan sesuatu yang di brought up media besar-besaran, tidak seperti karya penulis-penulis besar yang lagi naik daun. Ini hanya sebuah tulisan, profil, tentang seorang kakek yang kebetulan berumur panjang. Yah, anggaplah ini berlebihan, tapi buat saya kebetulan ini terlalu tepat waktu, hehehe.

Malam tadi pembicaraan saya via telp dengan dia seperti angin sejuk sore hari, kita berdua sama-sama sadar cukup lama juga gak ngobrol ataupun sekedar bertanya ‘apa kabarmu hari ini? walaupun hampir setiap hari ketemu. Sepertinya dia merasakan kalau saya sedang resah, seperti kehilangan gairah, walaupun masih  terdengar ceria, but he read me, meminta saya istirahat karena hari sudah sangat larut.

Paginya, saya benar-benar masih merasa ling-lung. Lelah dengan rutinitas namun terlalu malas dan takut untuk menjalankan rencana kecil-kecilan yang sedang saya susun; bidang baru yang lebih saya senangi. ‘No passiong at all,’ batin saya selagi scroll up aplikasi ubertwitter di hp, membaca update twitter teman-teman selagi dalam perjalanan menuju kantor.

Jempol saya berhenti pada satu nama. Dia. Sudah lama dia gak update twitter. Updatenya kali ini menyisakan gelitik kecil di perut dan hati saya.

‘Hamemayu Hayuning Bawana.’

Karena saya gak ngerti artinya, saya delegasikan tugas mencari info pada Om Google.

‘Mengalir dalam hembusan alam.’ jawabnya.

Saya tersenyum dengan sangat lebar, kata-kata ini memiliki rahasia. Magis. Ternyata ini filosofi kota Yogyakarta, kampung halaman saya. Filosofi tua ini menjadi baterai baru, sanggup menyala sampai esok hari kalau diibaratkan senter.

“Thanks for the words, you don’t know how much it means to me,” was sent to his number, then I put my phone back to its case, menguatkan hati untuk tidak lagi mengeluh dan membiarkan semesta berhembus.

8 Comments »

  1. Anti,,, lama banget ga maen kesini abis kamu lock itu, jadi ngga bs baca blogmu… huhuhuhu….eniwei, saya juga sedang ling lung… i don’t have any bright idea, so i just follow what my heart whisper… how to calm down this situation yah

    Comment by bintang — October 11, 2009 @ 1:00 pm

    • Bintaang, good to have you here :) iyah maafin ada konflik batin waktu gue lock, but I think I just have to let it out, so I unlock.hehe.. Bintang, I think we just have to let it happened, whatever it is, and don’t be afraid to make changes..because change is good sometimes..good luck ya Bintang (ps. gue lagi pengen banget ke Bali :’( )

      Comment by anti — October 15, 2009 @ 7:31 am

  2. pembicaraan kamu dan ‘dia’nya kamu selalu aneeeh niiih.. hakhakhakhak..
    jd skrg kehidupan kembali bermuara ke dia? si centile udah kau tendaang belon naak??

    Comment by panio — October 15, 2009 @ 1:12 pm

    • iya yah? aku juga bingung, ternyata aku sama dia masih share the same network pani.. hehe.. bermuara? hehe, masih belom tau, santai aja jalannya :)
      centile yang membuat dirinya terbuang pani..i didn’t do anything, she did..

      Comment by anti — October 16, 2009 @ 11:15 am

  3. ah anti, hatiku sedang tidak menentu. mengapa kenyamananku bersamanya harus terganggu? bukan dar orang lain, malah dari kami sendiri.

    it’s hard to believe again, when someone hurts u deeply.

    yayayayaaaa,,,, come to Bali anti… come come come

    Comment by bintang — October 15, 2009 @ 5:40 pm

    • ah Bintang, ada apakah? sudahkah kalian berusaha sampai kalian sama2 sadar kalo semua usaha kalian sudah sampai pada batasnya? kalo kamu ngerasa hal yang sama terus berulang walaupun kalian udah usaha memperbaiki semuanya, pernahkah kamu berpikir kalo kalian memang…not meant for each other? hehe.. because I did, 6 years, sama Derryl and ada satu titik balik dimana I think I have to stop fighting..dan rasanya lega, karena I did everything I could.. :) *sok tau, padahal ga tau masalahnya Bintang, hihi*

      Comment by anti — October 16, 2009 @ 11:21 am

  4. arghh,, i don’t know exactly how does the LOVE works,, sometimes hard to believe, when your beloved become very mean and hurt you,,,

    still can’t believe but then i realize, when i agree to fall in love, i do sign another thing, ready for broken heart.

    Comment by bintang — October 16, 2009 @ 7:06 pm

    • Bintaang, kalo dikantor ga bisa komen di blogmu niiih..menyebalkaan..huhu

      Comment by anti — November 12, 2009 @ 7:32 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.