The one..


I should start to write something on my blog before my microblog is full of crap.

Jadi, baiklah, i’ll try to write something. Something, not about me, not about him, not about anyone.

Don’t make a bet saya bisa nulis sesuatu yang cukup informatif atau ngga, because i’m sure i can’t, hehe, sorry, but this blog is not designed to tell you that kind of stuff, tons of crap is right in front of your very nose.

So, a friend of mine, tweeted (im not sure if it’s the right word for ‘posted something on their twitter’ term, but i think it’s called twitted–bukti ga pentingnya saya #1, hehehe–). She said, [Question. Which one do you prefer, “getting what you want” or “wanting what you get”?].

*

Tiga bulan belakangan, saya bersahabat dengan kata-kata “Kadang kamu gak dapet apa yang kamu mau, tapi Tuhan ngasih apa yang kamu butuh”

Mau tau apa efek dari kata-kata itu?

..Seseorang yang sosoknya paling saya tunggu-tunggu dari awal tahun lalu, akhirnya datang tepat disaat saya tidak lagi mengharapkan apa-apa dari siapa-siapa. Setelah saya berhenti memaksa untuk mendapatkan apa yang saya mau, dan berusaha kembali kepada diri saya sendiri untuk selalu bersyukur dan tidak mengharapkan lebih dari apa yang saya sudah dapatkan.

Dia datang, membawa sebongkah kebahagiaan yang serta merta meluluhkan hati saya. Dia, seseorang yang saya kagumi.

Dia tidak sempurna, dia cuma seseorang yang berkali-kali jatuh tapi berhasil berdiri sendiri dengan segala sisa tenaga yang Ia punya.

Dia, cuma seseorang yang sangat baik dan menghormati saya sebagai wanita. Bahkan dia hanya berani menggenggam tangan saya dan meruntuhkan mind-set saya tentang bagaimana pacaran seharusnya, dan terkadang, hanya jari kelingking saya yang Ia genggam..hihi, kamu aneh.. :D

Dia, cuma seseorang yang dapat membuat saya memberikan toleransi yang tak terkira hanya karena saya menghormati semua keputusan dia.

Dia, cuma seseorang yang memberikan setetes kewajaran dalam dunia saya yang kadang, gila.

Dia, cuma seseorang yang sekarang menjadi dunia saya.

Dia dan segala ketidak sempurnaannya, membuat saya yakin untuk menjawab pertanyaan teman saya tadi..

“In the end, i prefer..wanting what I get,” and I try to implement this term to another aspect of my life.

I’m sure we’ll find our way, i’ll fight for you, the one who worth it. :)

[see, i just can’t stop writing tanpa tidak berhubungan dengan dia…] ;)

4 thoughts on “The one..

  1. yiay!!! kamu kesengem berat rupanya sama si mas itu. the one boo.the one..
    yang the one tuh bukan dia, tp lu miii.. one and only.. antiuu gitu loooch

    • :) thank you panio, sadis gak tuh gue.. the one bok… :P maksudnya the one yang bisa bikin gue the one juga….huehuaeheh… pernah denger gak? the ideal girlfriend is the one with the ideal boyfriend itself.. hihi (ehm, seharusnya the ideal wife, bukan girlfriend..hehe..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s