Questions


“Satu wajar yang saya cerna, bahwa kadang cinta perlu dicerca agar Ia tak lagi menggelora.

Tapi mengapa kami masih saling memuja padahal asa tak lagi tersisa?

Apakah realita sudah sebegini subjektif sehingga logika tak lagi ditempatnya?”

-pojok pikiran seorang yang terlalu mempertanyakan jawaban-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s