Randomize

Oke, mari mulai topik random gue.

1. Jodoh

Hey, I stumbled to this blog http://soe-soe-soe-soe.blogspot.com/ and found one beautiful paragraph :

Tanda jodoh dalam Islam itu adalah “3M”. Apa itu?

Siapa yang paling bisa Memaklumi, Memaafkan dan Memotivasi kita ke arah yang lebih baik Insya Allah itu jodoh kita – Restu Sugiharto.

Read the complete post if you may :) so, some guidance, eih? Why jodoh comes up? Lately, gue lagi sering bercanda tentang ini sama Oscar, no, we never frankly imagine the term ‘You’re definitely the one I wanna be married to’, tapi kita membayangkan, gimana rasanya kalo jodoh gue bukan dia dan juga sebaliknya, and what came to my mind was… I can’t imagine. Fakta bahwa kita BELUM pernah sama sekali berantem atau ribut gara-gara beda pendapat itu suatu hal yang sangat gak gue sangka. Pasti kalian pikir membosankan ya? Well, I don’t know, but not for me. Oscar cuma pernah sekali negur gue, it goes like this :

O : Belakangan kamu aneh, gak tau kamu lagi kenapa, but you’re very sarcastic.

A : Bagian mananya?

O : Aku udah omongin apa yang harus diomongin dan yang harus kamu tau. No need to discuss, think.

Gue bener-bener mikirin hal itu and once I figured out what’s wrong, gue langsung bilang makasih udah diingetin dan minta maaf kalo sarcasm gue udah nyinggung dia. That’s all, and we never had a fight ever since.

So, itu dari sudut pandang manusia; gue. Kalo dari sudut pandang agama? :) Now I got some enlightment.

2. From Susno to Gayus

You guys watched tv? Rame ya berita Susno Duadji ngungkap markus di badan buaya? Kalo ada yang nanya ‘kenapa baru sekarang diungkap, kenapa ga dari dulu?’, i’m gonna say, hey, come on, give it a break. Diluar kecurigaan dia balas dendam, akhirnya terungkap bukan? Better late than never. So does Gayus Tambunan, finally, semakin banyak orang2 pintar dan peduli sama negaranya, semakin cepat bangsa ini pulih.

Polri seharusnya berterimakasih kepada Susno. Tanpa Susno, publik tidak akan pernah tahu ada kasus mafia perpajakan. -Adnan Buyung Nasution

3. Songs; Most Listened and Sang This Week

Some of Netral songs.

One album of Collective soul.

One album of King of Convenience.

Masing-masing beda warna, but my world is very colorful too, you know. ;)

Baiklah, that’s it for now. I gotta to go, sebelum lampu kantor ini mati dan gue parno setengah mati disini. ciao!

Advertisements

Yes!

If I can turn back the time to when these conversations were made…

[14:22] anti : i always wanted to go on a trip alone..just like you’re doing right now.. :D
[14:23] oscar: yuk2
[14:23] anti: seru ya?
[14:23] anti: huhuhu
[14:23] oscar: aku belin tiket
[14:23] oscar: kamu lgsg cabt ke bandara.
[14:24] oscar: gaksah bw apa2.
[14:24] oscar: Tar beli aja dsana.
[14:24] oscar: :)

[14:45] oscar: akan kutunggu kedatanganmu…
[14:45] oscar: :)

[14:45] oscar: akan akusiapkan tiketnya
[14:46] oscar: im here

I will definitely said “Ok, I’ll be there in one hour, wait for me,”

Life is an adventure, sometimes you have to take risks and do things differently.

If one day, this kind of opportunity arise ahead of me, I won’t say no.

Dengan disclaimer, gak mengganggu jadwal gue dan sesuai sama keuangan. Hahaha, sama aja bohong dong Ti? xixixi…

UTS Hub. Industrial

Soal ujian masih kebayang-bayang di kepala, kira2 begini soalnya :

“PT A punya karyawan 400 orang, yang di Jakarta jumlah Serikat Pekerjanya 15% dari total karyawan, yang di Bogor 60% dari total karyawan. PT A cuma punya Peraturan Perusahaan bukan Perjanjian Kerja Bersama. Menurut Anda, sesuaikah kondisi itu? Jika ya, berikan alasan yang komprehensif, dan jika tidak sesuai, berikan argumen yang kuat” Bobot nilai : 25%

and I answered :

“Kondisi tersebut sesuai, karena Perusahaan tetap mempertimbangkan suara karyawan dalam perumusan PP, walaupun PP tidak dapat diperselisihkan. Jika Serikat Pekerja ingin mengajukan perumusan PKB, maka harus memiliki lebih dari 50% dari total karyawan, jika jumlah SP kurang dari 50%, maka harus mendapatkan suara dari non SP sampai jumlahnya melebihi 50%, jika pada satu perusahaan ada 2 SP, dan masing-masing jumlahnya tidak lebih dari 50%, maka harus diadakan koalisi. Selama PKB belum didaftarkan (PKB tidak perlu disahkan) maka PP masih tetap berlaku.”

Jawaban itu, di kertas jawaban terlihat sangat kacau, mudah2an si Bapak Mustaqim berbaik hati, kalo jawaban gue salah, kasih ongkos nulisnya aja deeeeeeeeeeh…masalahnya itu bobot nilai paling besar.. *crossing fingers*

Okay, Pengambilan Keputusan Manajerial on Wednesday. I’m sooooooooooooo not ready. *SIGH

The same old stuff about love

Random Short Messages between Oscar and I.

Anti : Lembur ga kamunya?

Oscar : Kenapa Ti? Kamu kuliah hari ini?

Anti : Gpp nanya aja, iya, ujian.

Oscar : Ya

Anti : Oke, makan yg bener ya mas..

Oscar : Ya

Anti : Oke, aku sebentar lagi berangkat ke kampus ya mas.

Oscar : Ya

Anti : Oke, kamu jelek aku cantik ya mas?

Oscar : Ya

Anti : Oke, besok kita dinner di Bali ya mas?

Oscar : Ya

Anti : Haha, aku suka kalo kamu lagi sibuk, jawabannya pasti default. Aku berangkat beneran nih ya.

Oscar : Ya. :-)

Anti : *memutuskan buat berhenti menganggu dan membiarkan Oscar kerja lagi, haha*

Sampe sekarang doi belum selesai juga kerjanya bow..it’s already 10pm by the way..semoga kerjaannya cepet selesai, untung besok libur, kalo ngga dia terancam pulang kantor saat orang-orang berangkat kantor dan kembali ke kantor lagi saat orang-orang lagi coffee break.. :( gak kasian ya sama badannya? Kerja muluuuu..

*curcol syalala*

How I Study

Setiap orang punya cara belajar yang beda-beda. Nah, gue gak pernah tau gimana cara belajar orang-orang selama ini. Gak salah dong gue share gimana cara gue belajar (yang menurut gue paliiing efektif) buat gue.

Here goes :

  • Kalo gue ada tugas presentasi, gue selalu paling heboh. Tapi jarang juga gue begadang buat prep. Palingan cuma kuat sampe jam 2an. Jadi yang gue lakukan kalo mau presentasi adalah, gue baca berulang-ulang buku gue. Dan selalu ambil poin dari setiap bahasan. Gue sangat menghindari presentasi sambil baca materi, itu sama aja bukan presentasi namanya. Yang gue lakukan adalah, nyiapin slide (power point) dengan gaya gue, bener-bener ngerti isi dari setiap slide yang gue persiapkan. Oleh karena itu, jangan heran kalo slide gue buanyak, haha. Gue orangnya grogian, apalagi kalo ‘merasa’ jadi pusat perhatian, leher gue pasti kaku dan jadi susah nengok, akhirnya terpaksa gue harus ngelemesin otot leher, gimana caranya? Persis seperti yang dilakukan banyak petinju kalo mau bertanding, haha, serem ye bo. Nah, sering juga nih kejadian, gue selalu tampil ‘blo’on’ dihadapan teman-teman. Mungkin kebawa juga dari jaman gue kuliah di Tarakanita dulu. Jadi, di Tarakanita itu ada kurang lebih empat subject bahasa inggris, untuk subject reading dan speaking, kita dituntut buat present. Mana pernah sih gue presentasi serius? Pernah suatu saat, gue sama sekali ga prepare mau presentasi apa, dan gue memutuskan untuk mulai dari udara, awalnya gue ngomongin gosip si dewi persik sampe akhirnya ngereview buku yang baru gue baca, yak, sudah pasti dengan gaya gue yang selenge’an, yang kebawa sampe sekarang…bad presentation. I know. *sigh*
  • Cari temen belajar. Temen belajar beda sama temen main. Yah, mungkn beda cerita kalo misalnya temen main kalian juga bisa multifungsi, tapi dalam kasus gue, they can’t. Yang ada gue akan berakhir becanda, atau malah belajar sendiri-sendiri. No discussion. Thank God, I have found mine. Temen-temen gue dikampus sekarang is a perfect study partner, yet mereka bisa juga jadi tempat keluh kesah gue. Tapi gue gak bisa terlalu bonding sama mereka, karena gue gak terbiasa dengan koneksi yang sangat tight sampe kemana-kemana harus bareng-bareng. So, here they are, temen-temen kampus gue..

Adit, Penci, Reza, Gilang, (bukan temen kampus, aku lupa namanya siapa, huaa), Juki, Moncay, Anti, Lala, Amel

  • KONSENTRASI. That’s the key. Sampe kadang gue harus pergi menyendiri khusus buat belajar. Sampe dibilang freak sama temen gue, siyal, huh! Biasanya gue milih coffee shop yang sepi, tinggal bawa materi dan gue bisa mojok seharian di coffee shop itu. Rekor paling lama sih di Coffee Bean TIS Square, dari yang sepiiii banget sampe rame, sampe sepi lagi, haha. Justru dirumah gue ga bisa konsentrasi karena terlalu banyak distraksi, ya seperti sekarang ini. Gue baru jalan satu bab dari 8 bab yang harus gue abisin. Well, sebenernya tinggal ngulang, tapi rasanya maaaaaleeees banget..huuuh.

So, ok, itu aja kayaknya, yang pasti, nyatet ga pernah berhasil buat gue, paling gue langsung corat coret dibukunya. Karena biasanya gua jarang bacain tulisan gue sendiri, hahah. Udeh ah, ini sebenernya gue lagi setres aja.. -___-”