Break the Barrier


Sometimes, the mind is the only barrier I can not do things. That’s what I thought, and I experienced eventually.

Keinginan buat make jilbab atau hijab pertama kali gue juga kurang tau tepatnya kapan. Estimasi sih sekitar tahun lalu. Tanda-tanda awalnya, gue seneng banget ngeliat temen-temen yang pake jilbab. Dari awalnya seneng, sampe akhirnya terbersit tanya ‘kapan ya gue make?’, but that’s it. It was approximately medio tahun lalu.

Banyak orang yang tanya, gue dapet wangsit apa, kok tiba-tiba make hijab. Well, it’s not.

Keputusan gue ini adalah proses. Pemikiran panjang (yang mana seharusnya tidak harus dipikirkan), setelah melalui banyak kejatuhan dan keterpurukan dalam hidup gue. Keputusan gue ini ada setelah gue melewati jutaan, milyaran, trilyunan detik gue habiskan untuk merenung, menimbang dan memantapkan hati (yang mana seharusnya bukan merupakan sesuatu yang dapat ditimbang).

Komitmen, konsistensi, kesetiaan, tanggung jawab dalam menjalani perintahNya.

Bukan hal yang mudah. Tapi niat gue memperbaiki diri akan terbuang percuma kalo gak gue jalanin.

Akhirnya gue berhenti berpikir, berhenti menimbang, berhenti meragu.

Gue..
Cuma..
Mau..
Jadi..
Lebih..
Baik..
DijalanNya..

Keburukan dan dosa di masa lalu ga boleh gue lupa, itu sebagai cambuk supaya gue lebih banyak beribadah.

So, yeah, that’s it, istiqomah. Insya Allah.

Pssst, just in case you wondering apa gue pernah dikasih petunjuk or something, yes, YEARS ago, waktu gue masih BANDEL (note the CAPITAL), an old man came to my dream, dengan jubah putih dan jenggot panjang serta rambut yang sudah putih semua, he said, “Pakailah jilbab, jika tidak bisa, latihan lah dengan mengenakan baju panjang dulu,” then he’s gone. vanished, just like magic. Oh yes, i couldnt forget the dream, sampai sekarang. Who’s he by the way? :)

AAANNYYYWAYS, mari kita cukupi ceritanya yaa..lanjut ke pasca-hijab aja gimana?xixi

Reaksi orang-orang lucu-lucu banget waktu ngeliat gue pake hijab.

Yang pertama kali ngeliat gue adalah mama dan mba derry, kalo mama sih udah tau, tapi mba derry baru tau beberapa hari sebelum gue pake. Kemudian bokap gue + ade gue, Berdi. Entahlah ya, kenapa reaksinya berdi rada absurd, make hijab kok yang kaya punya pacar baru, dia bilang “Ciee..anti…cie..jilbab nih?” sambil mesem-mesem gak jelas. Ah dasar ade gue aneh.xixi..

and you know, yang paling kaget adalah si Oscar. Yes, malemnya gue ada janji nonton sama dia. When he picked me up, dia kira gue tuh EMAK GUA. Shoot. Dia gak ngeh waktu pertama kali ngeliat gue! haha. That was hillllarious. Pas dia jemput, di teras rumah gue tuh lagi rame, ada sodara-sodara plus emak gua. Lah trus dia nunjuk2 gue sambil ngomong “Tante, ini Anti? Tante, ini Anti??” dan mukenye dong gak nahan, kayak ngeliat bidadari turun dari khayangan (haha najong narsis). Yak, dan rencana nonton tinggal rencana, soalnya dia bilang “daripada di dalem bioskop aku gak nonton, malah ngeliatin kamu terus,” wahhaiwhhaw, gak pantes banget die ngegombal. :)) So, he took me to Abuba Steak, take away chicken steak, tenderloin, sama salmon, trus mam dirumah deh..hihi..yumm yumm :D

Reaksi temen-temen gue ga kalah lucu, ada temen2 di kantor, tadinya rombongan itu temen gue ngerokok bareng (oh yes, i’m a proud smoking-sober here!! yaayy!!), pas ketemu gue, mereka langsung teriak aja dulu. Literally. Teriak ‘AAKKKKKKHHH!?!?!’ sampe gue harus bekap mulutnya biar diem. Haha..lucu..not to mention mereka yang gak ngenalin gue pas ketemu, dan setelah sadar kalo itu gue bukannya ngomong alhamdulilah eh malah teriak “ANJRIT, ANTI?!?!” didepan banyak orang. Dan sahabat-sahabat dari sana-sini harus meyakinkan diri mereka kalo gue bener-bener make jilbab. Helloooh, segitu gak mungkinnya kah gue make jilbab, guys!? -____-“

Lengkap lah reaksi mereka, dari Tile yang langsung ajak gue diskusi tentang agama (oh yeah, dia ketua remaja mesjid) setelah nanya ‘alasan lo make hijab apa?’ sampe mereka yang baru komen setelah YAKIN 100% berita gue bukan hoax. Plisss deeeh, emg sini email, hoax. :))

..panjang ya bok postingannya? :D alright, adios peep!!

One thought on “Break the Barrier

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s