Saya Terima Nikahnya dan Kawinnya…

Not yet! Hihihi.

Here’s my wedding journal:

(warning : isinya tentang info dan perjalanan menuju pernikahan gue semuah yaaa, hehe)

http://roadtowed.blogspot.com

:)

Advertisements

Old Coffee Shop

Picture taken from here.

Gue dan Oscar pertama kali ketemu bulan Desember tahun 2008, percakapan pertama kami dimulai di kedai kopi daerah Thamrin, Jakarta Pusat. Mulai detik itu, gue gak bisa lupa. Ada kalanya gue ngilang dan dia ngilang. Tapi entah kenapa selalu ketemu lagi.

Cerita kami berawal di kedai kopi.

Pertama dia kenal saya sebagai Anti, adiknya Derry. Berkembang menjadi teman, a crush, sahabat… dan sempat menjauh dan menjelma menjadi sebuah harapan.

Seluruh perjalanan berbuah manis, kami bertemu lagi di kedai kopi.

Di tempat itu, kami memutuskan untuk kembali menjadi sahabat..

untuk seumur hidup.

I will walk beside you as your bestfriend and your wife.

Insya Allah.

:)

Vintage

Hey all, meet my great grandfather’s journal. Gue gak tau ini ditulisnya kapan, tapi Mbah Buyut Kakung gue lahir tahun 1903, kira-kira dia mulai aktif nulis setelah punya anak (salah satunya Mbah Putri gue). Perkiraan gue jurnal ini mulai ditulis sekitar tahun 1920-1930-an. That makes this journal is around 90 years old (and counting).

Lucunya, jurnal yang dari dulu disimpen di laci Emak gue gak pernah dibaca. Pas gue lagi beres-beres laci, nemu nih jurnal dan iseng gue baca. Dari situ ketauan lah kalo ternyata tanggal lahir Mbah Putri gue salah! Hahah. Selama ini kita (bahkan Mbah Putri gue sendiri) taunya tanggal lahir dia adalah 30 Juli 1930. Lah taunya di jurnal disebutin kalo tanggal lahirnya Mbah Putri 5 Juni 1930. Hihihihi. Lucu yah! (ketawa donk!) :P

Atmotenoyo's Journal

Gue sama sekali gak tau tuh tampangnya Mbah Buyut Kakung kaya apa. Tapi gue baru aja nemu foto-foto Mbah Kakung dan Mbah Putri yang masih muda  selain lukisan yang dipajang di rumah sodara gue si http://tealchick.blogspot.com/. Foto-foto ini beneran jadul tanpa efek. Haha norak ye guee.

Alm. Darmowaluyo (Mbah Kakung)
Ki-Ka : Mbah Las, (yang digendong gak tau siapa, haha), Mbah Kakung, Mbah Putri

So, there you go. They are my ancestors. Cool eih? :D

Oh, here’s a little something of me from the past :

My families plus Mbah Putri

Gue yang mana? Ya jelas yang lagi mewek lah! Hahahk.

Job Interview

 The awkward moment.

Interview #1

Interviewer : “So, Arti Dianti,” *baca-baca resume*

Saya : “Yes Pak,” *sok asik–sok santai*

Interviewer : “Di foto kok kurus ya, hahaha”

Saya : *hening sebentar* “Hahahahaha, lah iya Pak, trik saya itu biar dipanggil,” (dalem hati : siaaaal)

Interview #2

Interviewer : “Arti, orang Jawa ya?”

Saya : “Oh iya, saya orang Jogja Pak,”

Interviewer : “Bla bla bla bla?” *ngomong bahasa Jawa*

Saya : *hening*

Interviewer : “Bisa bahasa Jawa?”

Saya : *tersipu malu* “Nggak,” :D